Manajemen Strategis PT Mahaka Media

Melihat Statistik blog ane akhir-akhir ini, ternyata tulisan teratas selama minggu ini yang menjadi pencarian terbanyak orang-orang di blog www.inspiringrahmat.wordpress.com adalah mengenai visi dan misi perusahaan dan mengenai pengetahuan konsumen. Memang wajar sih, biasanya yang menarik dari sebuah bisnis ataupun perusahaan adalah bagaimana visi dan misi perusahaan tersebut. Sehingga kita pun dapat melihat keseluruhan nilai-nilai dan bentuk perusahaan berawal dari visi dan misinya yang menjadi dasar dan nilai perusahaan.

Nah untuk lebih jelasnya, tulisan pada postingan kali ini sedikitnya ane ingin berbagi kepada agan/aganwati yang diberkahi tuhan, sekaligus sebagai pengingat kembali mengenai Manajemen Strategis sebuah perusahaan yang pas waktu kuliah ane dulu dapatkan (ciee dulu, padahal sekarangpun ane masih di kampus gan/ganwati :D). Yang memang didalamnya dirumuskan mengenai penjabaran visi dan misi perusahaan. Nah apakah itu visi dan misi, apakah itu manajemen strategis, yuk kita simak bareng-bareng deh. Cekidot!!!

Sekilas Tentang Manajemen Strategis

Dari literatur yang ane dapatkan (banyak sumbernya nih, jadi ini sih menurut akumulasi pemikiran ane gan/ganwati), Manajemen Strategis itu dapat diartikan sebagai sebuah seni dan ilmu untuk formulasi, implementasi dan evaluasi keputusan yang bersifat lintas fungsional yang digunakan sebagai panduan bagi sumberdaya manusia, pemasaran, keuangan dan lain-lain agar dapat mencapai tujuannya (hehe, pasti ngerasa bahasanya berat ya? Maaf ya karena memang postingan kali ini kayaknya ane bawa ke bahasa yang lebih ilmiah Pisssshhh Ahhh ^^ V).

Nah, kalo kata ahli manajemen strategis bang David (2009) Manajemen Strategis sepadan dengan perencanaan strategis dimana dalam hal ini lebih banyak digunakan dalam dunia akademis sedangkan perencanaan strategis banyak digunakan dalam dunia bisnis.

Tahapan Manajemen Strategis

Manajemen Strategis itu #Bertahap Lho, maksudnya ada urutan dimana perusahaan itu menjadi Strategis. Nah kata bang David (2009) juga Manajemen Strategis terdiri dari 3 Tahapan, yaitu:

  1. Pertama, Perumusan Strategi yaitu mencakup kegiatan pengembangan visi dan misi organisasi, mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal organisasi, menentukan kekuatan dan kelemahan organisasi, menetapkan tujuan jangka panjang organisasi, membuat sejumlah strategi alternative untuk organisasi (bisa jadi perusahaan atau lembaga) dan memilih strategi tertentu untuk digunakan.
  2. Kedua, Pelaksanaan strategi atau sering disebut tahap tidakan dalam manajemen. Dalam tahap ini perusahaan diharuskan menetapkan sasaran tahunan, membuat kebijakan, memotivasi karyawan, mengalokasikan sumberdaya sehingga perumusan strategi dapat dilaksanakan.
  3. Ketiga  Evaluasi Strategi yang merupakan tahap akhir daam manajemen strategis sekaligus sebagai cara pertama dalam memperoleh informasi yang memungkinkan semua strategi dan dapat diubah sewaktu-waktu karena factor eksternal dan internal yang selalu berubah. Tiga pokok pada tahapan ini adalah mengkaji ulang faktor-faktor eksernal dan internal yang menjadi landasan perumusan strategi yang diterapkan sekarang ini, mengukur kinerja dan melakukan tindakan korektif.

Hubungan Manajemen Strategis dengan Globalisasi 2010

Tidak dapat dielakkan lagi memang, semenjak dibukanya perdagangan bebas Asean Free Trade Agreement (AFTA-China) 2010 dan arus globalisasi di tingkat dunia menimbulkan kekhawatiran dikalangan industri di Indonesia walaupun jika ditelisik lebih dalam, dengan adanya AFTA-China ini ada sisi positifnya dan adapula sisi negatifnya (coba tebak banyakan proporsi yang mana, negatif atau positif? Kirimkan jawabannya ya! Ntar dapat hadiah, hehe #Hadiahnya adalah naik haji bagi yang mampu hehe).

Ada Kekhawatiran yang cukup beralasan lho dengan adanya Globalisasi ini, dimana terjadi pergerakan inovasi bisnis dan daya saing yang sangat sinifikan antar unsur industri (baca: Perusahaan, bisnis). Sehingga salah satu jalan untuk meningkatkan daya saing perusahaan Indonesia di era globalisasi adalah dengan meningkatkan produktifitas, nilai tambah produk/jasa dan inovasi melalui evaluasi strategi perusahaan yang dilakukan secara efektif terstruktur dan proporsional.

Globalisasi Tidak terlepas dari peran Media

Globalisasi yang telah berjalan tidak pernah terlepas dari peran media. Karena, hakikatnya Media (baik itu media massa maupun media Elektronik) itu memegang kendali utama dalam mengelola berbagai isu internasional, regional, nasional, hingga lokal dalam berbagai bidang kehidupan mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Dan bisa jadi juga dengan media, pola pikir masyarakat pun bahkan bisa diarahkan oleh media tersebut (kendati apabila tercipta ketaatan masyarakat terhadap media yang diusung).

Dalam bidang bisnis, media (media massa dan media elektronik) juga menjadi penting dalam menciptakan kualitas bisnis dan tata kelola budaya konsumen di berbagai belahan dunia, tak terlepas negara kita yaitu Indonesia, sehingga dengan berlatarbelakang peran strategis media dalam era globalisasi, tulisan kali ini, ane akan mengangkat PT Mahaka Media, Tbk sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang media multiplatform yang memang dalam lingkup bisnisnya memiliki anak perusahaan yang kayaknya bagi sebagian orang tidak akan asing lagi. Ane kasih bocoran nih Mahaka Media ini adalah perusahaannya GEN FM dan Harian Republika (terus… masih banyak lagi deh).

Nah tulisan kali ini juga kalo bahasa ilmiahnya, tulisan ini adalah sebuah penelitian skunder (cieee, ane jadi peneliti dadakan nih gan :D). Dengan metode ini memang tulisan ini didasari dengan  pendalaman perusahaan menggunakan  Empat Kriteria dalam Evaluasi Streategi menurut Richard Rumelt (1980) yaitu:

1. Kesesuaian (Consonance)

2. Keunggulan (Advantage)

3. Konsistensi (Consistency)

4. Kelayakan (Feasibility)

PROFILE PERUSAHAAN PT MAHAKA MEDIA, TBK.

MAHAKA MEDIA (udah pada tahu kan perusahaan apa ini?) yang jelas dengan tagline “Unlimited Content Creation“, perusahaan ini merupakan perusahaan media multiplatform yang membuat, menjual, mengumpulkan dan mendistribusikan konten-konten komunitas melalui semua platform yang dibutuhkan konsumen. Perusahaan ini bersifat Perseroan. Nah kalo ngomong-omong tentang markasnya, MAHAKA MEDIA ini berlokasi di Plaza ASIA (dahulu Plaza ABDA) Lantai 26, Jalan Jend. Sudirman Kav. 59, Jakarta 12190.

PT. Mahaka Media Tbk. didirikan di Jakarta dengan nama PT. Abdi Bangsa Tbk. pada tanggal 28 November 1992 dengan Akta No. 229, kemudian diubah dengan Akta No. 157 tanggal 17 Desember 1992, yang keduanya dibuat dihadapan Ny. S.P. Henny Shidki, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapat persetujuan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. C2-10310.HT.01.01.TH.92 tertanggal 19 Desember 1992 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 9/1993 tanggal 29 Januari 1993, Tambahan No. 564/1993. Kemudian pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 4 Mei 2010, PT. Abdi Bangsa Tbk. berubah menjadi PT. Mahaka Media Tbk. dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berdasarkan keputusan No. AHU-24811.AH.01.02 Tahun 2010 tanggal 17 Mei 2010.

Anggaran Dasar Perseroan MAHAKA MEDIA

Semenjak pendirian Perseroan, Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan. Adapun perubahan Anggaran Dasar Perseroan terakhir adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) No. 26 tanggal 27 Juli 2010 yang dibuat oleh Notaris Zulkifli, S.H., Notaris di Jakarta. Perubahan Anggaran Dasar tersebut sudah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM RI berdasarkan Keputusan No. AHU-AH.01.10-26730 tanggal 22 Oktober 2010, dengan Daftar Perseroan No. AHU-0076485.AH.01.09 Tahun 2010 tanggal 22 Oktober 2010.

Pasti Baru tahu yak kalo ternyata Harian Republika itu adalah Punyanya MAHAKA MEDIA lho….

Pada tanggal 4 Januari 1993, Perseroan mendirikan Harian Republika, surat kabar pertama bagi komunitas Muslim di Indonesia. Tahun 2002 merupakan tahun penting dalam sejarah berdirinya Mahaka Media, dimana perusahaan ini pertama kali mencatatkan sahamnya sebagai PT. Abdi Bangsa Tbk. pada tanggal 3 April 2002 di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan menjadikannya sebagai perusahaan penerbitan surat kabar pertama yang menjadi perseroan publik.

Pada tahun 2003, Mahaka Media mulai mengawali perkembangannya sebagai sebuah Induk Perusahaan Multi Media (Multi Media Holding Company) dengan membawahi 2 (dua) unit usaha yaitu PT. Pustaka Abdi Bangsa dan PT. Republika Media Mandiri. Kemudian melalui Penawaran Umum Terbatas III pada tanggal 29 September 2004, perkembangan Mahaka Media menjadi lebih luas dengan mengakuisisi seluruh kepemilikan PT. Indopac Usaha Prima di beberapa perusahaan lain seperti PT. Media Golfindo yang bergerak dalam penerbitan majalah berlisensi, PT. Mahaka Visual Indonesia yang bergerak dibidang perfilman dan animasi dan PT. Avabanindo Perkasa yang bergerak dalam bidang media iklan luar ruang, sehingga memperkuat kedudukan Perseroan menjadi Perusahaan Induk Multi Media.

PT Mahaka Media dengan 16 unit Usaha

Sejalan dengan perkembangan usahanya, kini PT. Mahaka Media Tbk. telah menjadi Induk Perusahaan Multi Media yang membawahi 16 unit usaha dengan total jumlah karyawan lebih dari 1000 orang. Unit-unit usaha tersebut termasuk Surat Kabar, Majalah, Penerbit Buku, Televisi, Radio, Media Luar Ruang (Billboard), Animasi dan Teater 4D, serta Media Digital. Setiap unit bisnis tersebut berhasil membangun kekuatan dari masing-masing karakter produk, seperti Harian Republika sebagai surat kabar Muslim terbesar di Indonesia, Golf Digest Indonesia sebagai Majalah Golf No.1 di Indonesia, Jak TV  sebagai stasiun TV lokal Jakarta, serta Gen FM sebagai radio No. 1 di Jakarta dengan pendengar terbanyak. Seluruh pencapaian yang telah dicapai oleh PT. Mahaka Media Tbk., melengkapi Mahaka Media sebagai Induk Perusahaan Multi Media terintegrasi yang kuat dan terus berkembang.

Sekarang kita Analisis yuk, system Evaluasi strategi PT. Mahaka Media!

Dalam membangun bisnis yang bisa berdiri dan berkelanjutan nih gan, tahap akhir dari rangkaian manajemen stratejik adalah evaluasi strategi yang telah dijalankan oleh perusahaan. Nah mengenai Evaluasi strategi bisnis perusahaan ini sangatlah penting lho, karena dengan melakukan evaluasi terhadap strategi bisnis perusahaan kita dapat mengetahui apakah strategi bisnis perusahaan dapat dijalankan atau memerlukan perbaikan dan pembenahan terhadap strategi perusahaan yang telah dibuat. 

Mengevaluasi Strategi Bisnis Perusahaan dengan Criteria RUMELT

Nah ane juga ingin sedikit mengevaluasi strategi bisnis peruasahaan ini, kalo dalam tataran manajemen strategis yang sering digunakan untuk mengevaluasi strategi bisnis perusahaan adalah dengan menggunakan empat criteria rumelt yang terdiri dari, bagaimanakah empat kriteria RUMELT ini, nah ini dia:

Pertama, Kesesuaian (Consonance) yaitu strategi harus mencerminkan tanggapan yang adaptif terhadap lingkungan eksternal dan perubahan didalamnya.  Kedua Keunggulan (Advantage), dimana strategi harus dapat memberikan kreasi dan memelihara persaingan yang menguntungkan dalam bisnis yang dipilih. Ketiga, Konsisten (Consistency) yaitu strategi harus ajeg dan konsisten dengan tujuan, kebijakan, dan taktik, dan Keempat, Kelayakan (feasibility) yaitu strategi tidak boleh melemahkan sumberdaya yang tersedia dan tidak boleh menciptakan masalah-masalah yang tidak dapat dipecahkan.

Jika sudah sesuai dengan strategi yang direncanakan dan tidak ada penyimpangan yang terjadi maka strategi tersebut masih dapat dilaksanankan, sedangkan jika hasil evaluasi yang ada menunjukan strategi yang digunakan tidak dapat mencapai tujuan yang diinginkan, maka harus segera dilakukan perbaikan dan pembenahan pada strategi yang ada dengan memperhatikan factor internal dan eksternal untuk mengeksekusi strategi yang ada.

Evaluasi dengan menggunakan criteria rumelt dari strategi perusahaan yang dilakukan PT Mahaka Media Tbk adalah  sebagai berikut:

Pertama, dari sisi Kesesuaian (Consonance) strategi PT Mahaka Media sudah memenuhi syarat karena penetapan strategi tersebut diperuntukkan untuk menghadapi perubahan eksternal di era globalisasi yang sedang terjadi pada saat ini, bahkan dengan melihat konten informasi dari setiap media, semuanya telah dirancang oleh perusahaan dengan mencermati serangkaian trend, termasuk trend individu. Sebagai contoh, unit bisnis Broad Casting: JAK TV yang mengedepankan trend informasi Jakarta yang up to date, Alif TV tren yang dibawa adalah menyajikan program islami yang belakangan ini menjadi trend bangsa kita yang memang notabene beragama muslim. Gen FM, yang memerikan konten utama music hits local,  fun, and young. Prambors Radio, trend dalam radio yang mengedepankan aspek konten untuk “Radio Kawula Muda”. Female Radio, focus pada tren dunia wanita. Dan Delta FM yang menjadi rujukan informasi bagi kaum professional sekaligus memutarkan lagu hits kesayangan pendengarnya.

Kedua Keunggulan (Advantage), Keunggulan disini menekankan kepada keunggulan kompetitif yang biasanya hasil dari keunggulan sumberdaya, keterampilan dan posisi. advantage strategi PT Mahaka Media sudah terpenuhi terlihat dari melalui terdapat kreasi dari strategi Perusahaan yaitu mengelompokan jenis dan aktivitas pengelolaan bisnis PT Mahaka Media menjadi 4 unit usaha bisnis  (Publishing, Broadcasting, Out Of Home Media, dan New Media and Business Development) dan PT Mahaka Media, Tbk pun memiliki keuntungan dalam persaingan karena memiliki banyak unit bisnis yang telah dirancang sesuai proporsi kebutuhan konsumen dalam negeri dari berbagai lini unit bisnis yang konsumennya/pelanggannya  telah  tersegmentasi dengan jelas.

Ketiga, di bagian yang lain kami pun melihat strategi perusahaan sudah memenuhi criteria consistency strategi terlihat dengan strategi pengelompokan 4 unit bisnis yang dilandasi dengan 3 pedoman yang mendasari strategi yang telah berhasil diterapkan yaitu: Persoalan Manajerial, Keberhasilan Departmen, dan Kebijakan Organisasi. pemberdayaan unit bisnis ini pun memiliki konsistensi dalam memberikan konstribusi pendapatan dan manfaat yang optimal kepada PT Mahaka Media, Tbk.

Keempat, Kelayakan (feasibility). Kriteria ini oleh PT Mahaka Media Tbk sudah terpenuhi dapat dilihat dari pemberdayaan seluruh sector yang ada guna memberikan kontribusi dan manfaat yang optimal Perusahaan yang mengedepankan Unlimited Content Creation dan tidak menciptakan permasalahan-permasalahan yang tidak dapat dipecahkan dengan melihat pemberdayaan sector-sektor yang ada.

Ini sih pandangan ane pribadi gan terhadap perusahaan ini.

Menurut ane nih gan/aganwati, Evaluasi strategi yang sudah dihasilkan Perusahaan PT Mahaka Media sampai saat ini sudah berjalan dengan baik karena memang sudah memenuhi semua criteria rumelt yaitu consonance, consistency, advantage dan feasibility. Sehingga strategi bisnis dari perusahaan dapat didefiniskan sudah sesuai dengan strategi yang direncanakan dan tidak ada penyimpangan yang terjadi. So, sejalan bangetlah dengan visi dan misi perusahaan ini.

Saran Ane nih kepada perusahaan ini

Sekalipun sampai saat ini perusahaan telah sangat baik menerapkan evaluasi strategi yang terbukti dengan masih dapat dilaksanankannya strategi yang ada, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi perusahaan untuk memberikan inovasi dan nilai tambah lain jika kebutuhan dari konsumen dan pelanggan seiring dengan berjalannya waktu berubah, and So pasti perusahaan harus lebih mengerti apa yang memang konsumen butuhkan… hehe

 

About kang Rahmat

Sedang berusaha membangun ABdi Group, MRL, dan M&M. | mau lebih kenal dekat, cek Notes kang Rahmat di http://rahmatnugraha.net

Posted on 24 Mei 2012, in Case Studies, Marketing and Business, Opinion, Strategic Management. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Kang , mau tanya kalo Visi dan Misi PT.Mahaka Media sendiri apa ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: