Leuwiliang punya Cerita “Pertanian dan Objek Wisata”

Baru bisa posting di blog lagi nih. oiya ada sedikit oleh-oleh nih teman-teman. Kebetulan liburan kemarin saya maen-maen ke Leuwiliang. lebih tepatnya di daerah cigudek.

Tempat ini adalah tempat lahirnya paman saya yang kebetulan sekarang sudah berhasil dengan bisnis penampungan ikannya di Jakarta. sebut saja namanya Mang Entis. ya itulah panggilan hangat saya kepada beliau. sekedar berbagi info juga, sekarang beliau sukses dengan bisnisnya setelah sebelumnya bekerja serabutan. dan keberhasilannya ini ia awali setelah menikah dengan bibi saya (baca: Bi Ela). saya pikir pas awal menikah paman dan bibi saya akan hidup biasa-biasa saja karena awal menikah paman saya belum punya apa-apa, jangankan pekerjaan tetap, dulu mereka tinggal di rumah nenek saya. eh taunya sekarang mereka sangat cepat berubah dan mulai mendapatkan kesuksesan dari bisnisnya (bisa dilihat, punya bisnis yang sudah mumpuni, rumah sendiri, beberapa tempat jual ikan di pasar kramat jati, mobil, banyak motor, sawah, dsb. *bisnis yang dimaksud adalah pengumpul ikan air tawar, seperti nila,ikan mas, lele, dan kawan-kawannya (jika berminat beli atau jual ikan bisa hubungi saya yak! hehe kebetulan saya adalah keponakannya)

wah kok jadi malah ngelantur tentang paman saya. oiya kembali ke topik utama. “Leuwiliang Punya cerita” adalah judul yang saya angkat. hal ini karena pada saat saya berkunjung kesana. saya merasakan banyak cerita yang saya dapat terlebih cerita yang secara langsung saya lihat dengan mata saya sendiri (bingung yak dengan pernyataan saya cerita yang dilihat, kalo bingung pegangan aja deh :D).

Cerita yang saya maksud adalah dengan melihat pemandangan dan kegiatan sosial di masyarakatnya, saya dan mungkin teman-teman akan takjub karena begitu banyak hal yang bisa dilihat, dihayati, dan diterjemahkan dalam bahasa hati. lebih jelasnya cerita di leuwiliang adalah sebagai berikut.

1. Pertanian di Leuwiliang ternyata sekalipun masih tradisional tapi semua ini tetap ada dan mendukung kesejahteraan masyarakatnya. dan yang saya posting disini hanyalah sekelumit kecil unsur pertanian yang saya temui.

Gambar Pemandangan lingkungan pertanian di Leuwiliang

Pohon pisang dan sawah dengan padi disekelilingnya

disinilah saya memotret lanskap sawah yang ada di leuwiliang, hmm selain itu perairan disini masih dalam keadaan normal dalam artian airnya masih selalu tetap ada dan mengandalkan air sungai “Cigede”.

padi dan tanaman kapuk

padi dan tanaman kapuk

Padi Hasil panen Petani

Padi Hasil Panen

Padi hasil panen yang ada disawah ini ternyata di jemur dan disingsingkan didalam tempat penjemuran padi tradisional seperti terlihat pada gambar. dan sekalipun sering dimalamkan di sawah. fakta membuktikan bahwa disawah sekitar sawah minim dengan yang namanya tindak kriminal khususnya pencurian.

Padi hasil Panen memanjang

Padi hasil Panen memanjang

sebelumnya dipanen proses yang harus dilalui oleh petani adalah seperti gambar di bawah ini yaitu memanen padi yang udah layak panen dengan menggunakan ani-ani.

hamparan padi yang menguning di sawah

hamparan padi yang menguning di sawah

Leuit "Tempat penyimpanan hasil panen padi"

Leuit "Tempat penyimpanan hasil panen padi"

Leuit tampak dari samping

Leuit tampak dari samping

dan inilah BULOGnya masyarakat leuwiliang. bisa disebut ini adalah Bank Padi tempat menyimpan hasil panen padi. jadi karena rumah masyarakat yang notabene kecil-kecil dan dari unsur budaya, leuit ini dijadikan tempat penyimpanan yang efektiv bagi masyarakat.

2.  Objek wisata. sebenarnya sih lebih tepatnya disebut dengan tempat bermain Cai Gede. inilah tempat dimana banyak anak-anak (generasi muda) menghabiskan sisa waktu bermainnya. bisa dibilang kolam renang buatan. dan kebanyakan berkat kolam inilah, banyak anak-anak desa disini yang bisa berenang. inilah “Cai Gede”.

Jembatan Ci Gede

Jembatan Ci Gede

jembatan ini berada di atas sungai Ci Gede yang merupakan pengghubung antara kampung urug dengan kampung babakan

tempat Ngojay Ci Gede I

tempat Ngojay Ci Gede I

tempat Ngojay Ci Gede II

tempat Ngojay Ci Gede II

tempat Ngojay Ci Gede III

tempat Ngojay Ci Gede III

suasana nya ini tempat memang benar-benar alami, cuma saya kesana kebetulan pas waktu itu gak bawa baju ganti inginnya sih ikut berenang juga (hmm udah lama gak renang lagi). namun gak bisa. dan akhirnya malah asyik foto-foto pemandangan yang ada di sana (walaupun pakai kamera HP samsung Corby kesayangan saya).

Nah inilah yang saya maksud LEuwiliang punya cerita. mudah-mudahan masih banyak cerita lain yang lebih dari cerita biasa tentang leuwiliang.

Akhirnya. mudah-mudahan setidaknya postingan di blog ini tetap bisa dinikmati dan dibaca oleh rekan-rekan semua.

udah dulu akh, bang admin mau pergi kuliah dulu,.

sampai jumpa di postingan lainnya yang tk kalah serunya😀

Selamat beraktivitas🙂

 

About kang Rahmat

Sedang berusaha membangun ABdi Group, MRL, dan M&M. | mau lebih kenal dekat, cek Notes kang Rahmat di http://rahmatnugraha.net

Posted on 14 September 2011, in Diary and tagged , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Ancer2 desanya di sebelah mana tu? Bentuk penjemuran padinya bagus ya? Di sana pertaniannya organik atau pakai zat-zat kimia

  2. desanya di babakan kidul daerah cigudek mba Lutfi,. perjalanan dari dramaga sekitar 2,5 jam kalo pake kendaraan bermotor dari kampus IPB. iya emang saya juga takjub sama penjemuran padinya😀, disana masih pertanian Organik karena emang masih menggunakan pupuk-pupuk organik dari kotoran hewan,..boleh tuh buat ancer-ancer mba

  3. Ok, tanya ke google. Sepertinya bisa dipakai buat tempat liburan alternatif klo pas panen

  4. Eko B Lestyawan

    Slamat pagi Rahmat
    Asyik juga ya kelihatannya. Saya kepengen ajak kami dan keluarga teman2 kira-kira 20 _ 25 orang ke situ. Apakah sudah tersedia fasilitas wisata disitu, seperti kegiatan2 atau bermalam disitu (home stay) juga Guide (Tourist Guide)? Atau cukup ke mang Entis aja?
    Lokasi kira-kira kalau dari dramaga ke arah mana ya?
    mohon penjelasannya ya Rahmat
    trimakasih sebelumnya

    • selamat pagi juga mas eko
      oh dalam rangka jalan-jalan aja atau ada tracking juga mas
      fasilitas wisata belum ada, tapi nanti kalau mas berminat bisa saya carikan home stay dan nanti guide nya juga,… hehe
      dari dramaga wah lumayan mas sekitar 2,5 jam kalo pake motor, tapi kalo bawa mobil skitar 3-5 jam
      biar lebih jelas mas bisa kontak/sms saya

  5. Malam kak…..Boleh buat blog yang berisi cerita tentang pertanian gak ? Sya lagi cari cerita tentang pertanian untuk sekolah

    • kalau bisa sekarang sudah jadi.Jadi saya bisa pakai untuk bacaan ke sekolah besok.Mohon bantuan nya yak kak…..Ini emergency….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: