Preface: Consumer Behavior

BAB I Pendahuluan

(Preface: Consumer Behavior)

Konsumen

Memahami konsumen dilakukan agar pemasar dapat memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, sehingga konsumen telah menjadi pusat perhatian pemasar. Sementara itu, definisi konsumen dapat diartikan: Pertama, Konsumen Individu yang memiliki pengertian orang yang membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri. Kedua, Konsumen Organisasi yang merupakan sekumpulan orang (organisasi) yang membeli produk dan peralatan dan jasa lainnya untuk menjalankan seluruh kegiatan organisasinya.

Konsumen Individulah yang langsung mempengaruhi kemajuan dan kemunduran perusahaan. Selain itu bisa dibilang Konsumen individu merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Konsumen tidak terlepas dari perilakunya. Perilaku konsumen: kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal tersebut atau kegiatan mengevaluasi.
Menurut schiffman dan kanuk (1994) Perilku konsumen didefinisikan sebagai suatu studi mengenai bagaimana orang individu membuat keputusan untuk mengalokasikan sumber daya yang tersedia (waktu, uang, usaha, energi).

Jika dilihat dari urgensinya kepentingan mempelajari perilaku konsumen dapat dikategorikan beberapa hal, yakni: Pertama, Pemasaran dimana Pemasar wajib memahami keragaman dan kesamaan konsumen atau perilaku konsumen agar mampu memasarkan produknya dengan baik, selain itu juga harus memahami mengapa konsumen mengambil keputusan konsumsi, sehingga dapat merancang strategi pemasaran. Kedua, Pendidikan dan Perlindungan Konsumen dalam hal ini perilaku konsumen selain dipengaruhi oleh pemasar atau produsen juga oleh Lembaga pendidikan atau lembaga sosial dan pemerintah. Seperti contohnya YLKI (Yasasan Lembaga Konsumen Indonesia).

YLKI berperan dalam melindungi konsumen dan praktik-praktik bisnis yang merugikan konsumen. Produk/ Jasa yang dikeluarkan oleh YLKI mencakup : Penerbitan majalah Warta Konsumen tiap bulan, berusaha mendidik konsumen dengan memberikan informasi yang sebanyak-banyaknya dan sebenar-benarnya mengenai produk dan jasa, selain itu juga YLKI berperan sebagai mediator antara konsumen dengan perusahaan atau lembaga pemerintahan. Ketiga, Kebijakan Masyarakat dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen yakni Kebijakan masyarakat yang tercermin dari hasil Undang-undang pada akhirnya bukan hanya melindungi konsumen tetapi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan produsen.

Dilihat dari perspektif sejarah, sejarah disiplin perilaku konsumen merupakan Berbagai teori perilaku konsumen yang berkembang. tidak diuji lagi secara empiris sampai pertengahan abad 20. Pada dekade 1960-an disiplin prilaku konsumen muncul sebagai sebuah disiplin yang berbeda. Dan tidak lepas dari pengaruh pakarnya seperti: George Katona, Robert Ferber, dan John A Howard.

Ada beberapa model keputusan konsumen Faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam pengkonsumsi produk dan jasa terdiri dari:

1. Kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan lembaga lainnya

2. Faktor Perbedaan individu konsumen

3. Faktor Lingkungan konsumen

Sementara itu itu Tahapan Proses Keputusan Konsumen memiliki tahapan PENGENALAN KEBUTUHAN, PENCARIAN INFORMASI, EVALUASI ALTERNATIF, PEMBELIAN DAN KEPUASAN KONSUMEN.

Summarized by Rahmat Nugraha (Majoring in Management Bogor Agricultural University (IPB) www.rahmatn08.student.ipb.ac.idwww.NugrahaRahmat.co.cc). College of based on ujang sumarwan.2003. Perilaku Konsumen: Theory & Application in Marketingwww.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

About kang Rahmat

Sedang berusaha membangun ABdi Group, MRL, dan M&M. | mau lebih kenal dekat, cek Notes kang Rahmat di http://rahmatnugraha.net

Posted on 8 Mei 2011, in Course Material and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: