Personality

BAB III

KEPRIBADIAN (Personality)

 Memahami kepribadian konsumen adalah penting bagi pemasar. Karena kepribadian bisa terkait dengan perilaku konsumen. Sehingga manfaatnya adalah dapat dijadikan dasar dalam melakukan pemangsaan pasar (Market Segmentation). Selain itu pemasar bisa membuat program komunikasi sesuai dengan konsumen yang dituju.

PENGERTIAN KEPRIBADIAN
Kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri (Inner Psychological characteristics) manusia sehingga perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu.KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN
1. Kepribadian mengambarkan perbedaan individu
2. Kepribadian menunjukkan konsistensi dan berlangsung lama.
3. Kepribadian dapat berubah

TEORI KEPRIBADIAN
Teori kepribadian yang utama : Teori kepribadian Freud, Teori kepribadian Neo-Freud, Teori kepribadian Ciri (Trait Theory).
Teori kepribadian Freud
Menyatakan bahwa kebutuhan yang tidak disadari (unconscious needs) atau dorongan dalam diri manusia (drive), seperti dorongan seks dan kebutuhan biologis adalah inti dari motivasi dan kepribadian manusia. Menurut Freud, Kepribadian manusia terdiri dari tiga unsur yang saling berinteraksi yaitu Id, Superego, dan Ego.
Id (menggambarkan Naluri)
Id adalah aspek biologis dalam manusia yang ada sejak lahir, yang mendorong munculnya kebutuhan fisiologis seperti rasa lapar, haus, dan nafsu seks.
Superego
Superego adalah aspek psikologis pada diri manusia yang menggambarkan sifat manusia untuk tunduk dan patuh pada norma-norma sosial, etika, dan nilai-nilai masyarakat. Superego pula yang menyebabkan manusia memperhatikan apa yang baik dan apa yang buruk bagi suatu masyarakat dan perilakunya disesuaikan dengan apa yang baik menurut lingkungan sosialnya.

Ego
Ego merupakan unsur antara Id dan Superego yang disadari dan dikontrol oleh manusia.

Teori Freud dan Pemasaran menyatakan bahwa ada keterkaitan antara Id, ego dan superego dalam Pemasaran.
Teori Neo-Freud menyatakan bahwa: “hubungan sosial adalah faktor dominan dalam pembentukan dan pengembangan kepribadian manusia.”

Horney mengemukakan model kepribadian manusia:
1. Compliant (ketergantungan seseorang kepada orang lain)
2. Aggressive (kepribadian yang dicirikan adanya motivasi untuk memperoleh kekuasaan)
3. Detached (kepribadian yang dicirikan selalu ingin bebas, mandiri, mengandalkan diri sendiri, dan ingin bebas dari berbagai kewajiban) 

Teori Ciri (Trait Theory)
Menyatakan bahwa manusia diklasfikasikan ke dalam karakteristik atau sifat atau cirinya yang paling menonjol. Trait adalah sifat atau karakteristik yang membedakan antara suatu individu dengan individu yang lainnya yang bersifta permanent dan konsisten. Menurut Loudon dan Della Bitta (1993) teori ciri berdasar pada:
1. Individu memiliki perilaku yang cenderung relativ stabil
2. Orang memiliki derajat perbedaan dalam kecendrungan perilaku tersebut.
3. Jika perbedaan tersebut diidentifikasi dan diukur, maka perbedaan tersebut menggambarkan kepribadian individu-individu tersebut.

GAYA HIDUP
Gaya hidup adalah konsep yang lebih baru yang menggambarkan perilaku seseorang yaitu bagaimana ia hidup, menggunakan uangnya dan memanfaatkan waktu yang dimilikinya. Gaya hidup sering digambarkan dengan kegiatan, minat dan opini seseorang (Activities, Interest, dan Opinies). Adapun konsep yang terkait dengan gaya hidup adalah Psikografik yang merupakan instrumen untuk mengukur gaya hirup yang memberikan pengukuran kuantitatif dan bisa dipakai untuk melihat segmentasi pasar. Psikografik sering diartikan sebagai pengukuran AIO (Activity, Interest, Opinion). Studi tentang Psikografik bisa dalam beberapa bentuk yakni:
1. Profil gaya hidup
2. Profil Produk Spesifik
3. Studi menggunakan kepribadian ciri
4. Segmentasi gaya hidup
5. Segmentasi Produk Spesifik

INVENTORY PSIKOGRAFIK VALS (The Value and Lifestyle System)
Konsep VALS mengidentifikasikan nilai gaya hidup konsumen amerika berdasarkan kepada bagaimana konsumen menyetujui atau tidak setuju dengan berbagai isu sosial. VALS telah digunakan oleh berbagai perusahaan untuk melakukan segmentasi pasar, dan dipakai sebagai acuan untuk mengembangkan konsep iklan dan strategi produk.
Klasifikasi Dalam Sistem Vals
1. Actualizer (konsumen aktif dan sukses)
2. Fulfilleds ( Dewasa, Bertanggung Jawab)
3. Believers ( Pendapatan Kecil, konservatif dan lebih suka produk AS)
4. Achievers (Pendapatan tinggi dan Orientasi Status)
5. Strivers (Pendapatan rendah, orientasi status)
6. Experiencers (pendapatan tinggi, orientasi tindakan)
7. Makers (pendapatan rendah, orientasi tindakan)
8. Strugglers (Pendapatan paling Rendah)

KEPRIBADIAN DAN PERILAKU KONSUMEN
Kepribadian Ciri Inovatif Konsumen
Menggambarkan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk-produk atau jasa baru.
Dogmatisme
Merupakan kepribarian ciri yang mengukur tingkat kekakuan seseorang dalam menerima segala sesuatu yang tidak dikenal atau menerima informasi yang bertentangan dengan kepercayaan yang dimiliki
Karakter Sosial
Merupakan sebuah kepribadian ciri yang memiliki arti sebagai inner directedness sampai kepada other-directedness.

Summarized by Rahmat Nugraha (Majoring in Management Bogor Agricultural University (IPB) www.rahmatn08.student.ipb.ac.idwww.NugrahaRahmat.co.cc).College of based on ujang sumarwan.2003. Perilaku KonsumenTheory & Application in Marketingwww.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

About kang Rahmat

Sedang berusaha membangun ABdi Group, MRL, dan M&M. | mau lebih kenal dekat, cek Notes kang Rahmat di http://rahmatnugraha.net

Posted on 8 Mei 2011, in Course Material and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: